Selasa, 26 Mei 2009

internet

INterNET


internet (interconnected network)merupakan system kmonikasi global yang menhubungkan computer-komputer dengan jaringan-jaringan computer di seluruh dunia.kegunaan dariinternet antara lainsebagai berikut




v Untuk mendpatkan bebagai informasi secara cepat dan murah.
v Untuk melakukan promosi dan penawaran bagi perusahaan-perusahaan untuk memperkenalkan produknya.
v Media komunikasi interktif seperti e-mail ,video konferensi,chating mailing list dan lain lain
v Media untuk membantu bisnis,pendidikan,system perdagangan yang bersifat online

No
Nama
Alamat
Status
Nilai
Teori
Praktek
1
PUTERA ADYTIA
S.A
PELAJAr
9
7
2
SIboNgkoTAn
bOngKOtaN
Rando5
8
5
3
Ali ROfY
S.a
PElaJAr
9
8
JUMLAH
26
20
MAK


MIN



Rabu, 29 April 2009





















What is OpenID?

OpenID eliminates the need for multiple usernames across different websites, simplifying your online experience.

You get to choose the OpenID Provider that best meets your needs and most importantly that you trust. At the same time, your OpenID can stay with you, no matter which Provider you move to. And best of all, the OpenID technology is not proprietary and is completely free.

For businesses, this means a lower cost of password and account management, while increasing site visitor registration conversion rates. OpenID lowers user frustration by letting users have control of their login.

For geeks, OpenID is an open, decentralized, free framework for user-centric digital identity. OpenID takes advantage of already existing internet technology (URI, HTTP, SSL, Diffie-Hellman) and realizes that people are already creating identities for themselves whether it be at their blog, photostream, profile page, etc. With OpenID you can easily transform one of these existing URIs into an account which can be used at sites which support OpenID logins.

OpenID is growing quickly and becoming more popular as large organizations like AOL, Facebook, France Telecom, Google, LiveDoor, Microsoft, Mixi, MySpace, Novell, Sun, Telecom Italia, Yahoo, etc. begin to accept and/or provide OpenIDs. Today, it is estimated that there are over one billion OpenID enabled user accounts with over 40,000 websites supporting OpenID logins.

Who Owns or Controls OpenID?

OpenID has arisen from the open source community to solve the problems that could not be easily solved by other existing technologies. OpenID is a lightweight method of identifying individuals that uses the same technology framework that is used to identify websites. As such, OpenID is not owned by anyone, nor should it be. Today, anyone can choose to be an OpenID user or an OpenID Provider for free without having to register or be approved by any organization.

The OpenID Foundation was formed to assist the open source model by providing a legal entity to be the steward for the community by providing needed infrastructure and generally helping to promote and support expanded adoption of OpenID.

As Brad Fitzpatrick (the father of OpenID) said, “Nobody should own this. Nobody’s planning on making any money from this. The goal is to release every part of this under the most liberal licenses possible, so there’s no money or licensing or registering required to play. It benefits the community as a whole if something like this exists, and we’re all a part of the community.”

This statement continues to resonate today within the OpenID community

Selasa, 28 April 2009

NAILA PUTRI PURNOMO


JOKO PURNOMO dan TRI WAHYUNINGSIH
Ayah muda berusia 31 ini mengaku bahagia sekali.

UTAMAKAN KOMUNIKASI

Komunikasi adalah hal penting dalam mengasuh anak, begitu ujar pria kelahiran 28 pebruari 1978 ini. Lantaran itu ia tak henti mengajak Naila mengobrol. "Meski Naila belum bisa kasih respons tapi ia mampu memahami apa yang aku sampaikan lo. Tanaman sama hewan aja kalau diajak ngomong pertumbuhannya menjadi lebih baik. Apalagi manusia yang diberikan akal pikiran," ucap pria yang hobi memelihara beragam hewan ini.

Ia lantas bercerita perihal kehebatan komunikasi ini. Naila, katanya, dulu menyusu ASI, Aku juga pernah mengajak Naila membuat janji supaya kalau ditinggal bapak ke sekolah dan mau tidur enggak rewel. Terbukti itu membuahkan hasil."

Selain komunikasi, penanaman nilai-nilai agama juga menjadi perhatian pasangan ini. Bahkan, mereka telah melakukannya semenjak Naila masih dalam kandungan. Caranya, dengan mengajak si janin "membaca" Alquran. Bahkan sempat khatam sampai 2 kali. "Buat aku agama penting banget. Nilai-nilai agama adalah fondasi yang utama. Kelak bila Naila ingin melangkah ke mana pun, dengan bekal agama yang dia miliki, jalannya akan lancar dan selalu positif," tambah Ibunya yang selalu mengajak si bayi mengucapkan doa setiap mengawali suatu kegiatan.

KEBERSAMAAN DI BULAN SUCI

Bulan Ramadan ini adalah bulan puasa pertama Joko dengan si kecil. Tentu ia bahagia sekali, meski ada beberapa ritual yang akan berubah dengan kehadiran Naila. "Kalau biasanya bisa buka lalu makan bareng dengan Tri, sekarang harus gantian karena salah satu, kan, harus jaga Naila. Pastinya sih jadi lebih ramai," kata joko yang mengaku menjadikan kolak dan jajanan pasar sebagai hidangan pembuka terfavorit.

Soal silahturahmi di Hari Raya, Joko sudah membayangkan bakal meriah. Rencananya, tahun ini mereka akan bersilaturahmi ke Desa/mudik di sumatra-selatan kab. oku timur. Selain keriaan, yang terbayang di pikirannya saat mudik ke tempat asal joko—nanti adalah perlengkapan si kecil yang harus dibawa. Kalau biasanya hanya keperluan berdua dan tidak banyak, sekarang bertiga dan bagasi bakalan sesak. "Pasti seperti rombongan sirkus. Perlengkapan Naila kan banyak.

Ya...harap maklum deh.


ANAK PERTAMA UMUR 20 BLN,

Senin, 27 April 2009

Tentang Penulis

Joko Purnomo, S.Kom

Salah seorang Guru GTT, yang nasibnya belum jelas akan diangakat menjadi CPNS, yang tahun 2006, dengan formasi tahun 2005 dinyatakan lulus seleksi cpns dan pada akhirnya teranulir sampai sekarang!!!